"Ping!!!
Neng, aku pengen ngerasain jatuh cinta lagi neng,
pasti bahagia banget yah neng, deg degan gitu ya
:-("
begitu kira kira isi bbman dari seorang sahabat masa kuliah saya,
saya hanya membalas nya dengan singkat, karena pagi inipun saya diburu buru meeting, senin pagi memang terkadang melelahkan..
"Sabar sayang, semua pasti akan indah pada waktunya,
right peson, right time and right place"
kita berdoa saja ya *hug*
"semoga Allah menggantikan semua rasa gak enak yang pernah kita rasakan ini dengan kebahagiaan yang luar biasa dengan imam yang dia pilihkan ^_^"
saya mencoba membalas curhatannya dengan nada datar, walau sebenarnya saya mengerti benar apa yang dia rasakan, saya hanya tersenyum sembari kembali memperhatikan meeting yang saya ikuti,
Kembali suara bbm saya berbunyi
"Iya neng, aku ingin sekali lagi jatuh cinta, sudah lama tidak merasakan perasaan itu.."
tapi kali ini aku ingin yang dewasa dan tidak memaksa."
Sekali lagi saya membacanya, tapi kali ini saya sudah tidak bisa lagi menyembunyikan emosi yang ada didalam hati saya selama ini, ingin saya membalasnya dan berkata, sayapun demikian wahai sahabat..
tapi logika saya berkata, semua ada waktunya, jangan kamu buat dia bertambah galau, tambah tidak enak hati, usia telah mengajarkan saya banyak hal gumam saya
Sahabat saya ini, sama seperti saya beberapa waktu yang lalu, mencoba kembali menata hidup setelah mengalami kehancuran hati yang berkeping keping, hanya beda beberapa saat dengan saya, tapi kini saya sudah bisa kembali menata hati, memperhatikan bahwa diluar sana masih banyak yang mendedikasikan hidupnya untuk menyayangi saya, orang orang yang sebelumnya tidak pernah saya berikan perhatian saya bahkan saya perhitungkan dalam hidup saya.
menohok memang, apa yang telah saya alami, menjadi pelajaran tersendiri bagi saya untuk berhati hati dan menjadi dewasa, bahwa apa yang terbaik untuk kita belum tentu apa yang kita ingingkan,
Sahabat saya baru saja mengakhiri hubungannya dengan pria yang selama ini dia impikan untuk menjadi pasangan hdupnya, hatinya hancur...saya tahu pasti itu. selalu menangis setiap hari..mencoba mengumpulkan kembali ceceran perasaan yang sudah remuk redam, "bukan karena tidak ada cinta lagi, tetapi karena keadaan" ujarnya..terdengar dangkal tetapi dalam, beberapa minggu yang lalu saya bertemu muka dengan sahabat saya ini, banyak kisah yang kami bagi disana, banyak cerita dan canda yang saya bawa untuk dia, sekuat tenaga saya mencoba membantunya membangun kembali kisahnya, "Biarkan saja angin dan doa membawamu ke orang yang tepat, sayapun tak tahu ada dimana dan siapa dia, tapi Allah maha tahu.."
Allah knows everything sayang, the hidden and unseen things, Allah knows everything, dont doubt it
Allah will give you the best..
Saat mengatakan kata kata itu, sebenarnya saya sedang berusaha bercermin dengan hati saya, kali ini saya sudah bisa melihat kembali indahnya sebuah harapan, walaupun saya sendiri belum tahu pasti ujungnya, tetapi saya yakini kata kata saya yang sudah saya lontarkan keluar tadi
"Allah knows everything, altough its unseen and hidden from you right now..."
you will find the answer in the right time
kembali sahabat saya membalas bbm saya tadi,
'iya neng, aku pengen kita jatuh cinta sama pelabuhan terakhir kita neng..."
Saya hanya mebalasnya dengan senyuman, "amin sayang, amin...semoga allah menijabah doa doamu ya sayang"..
Kembali saya mencoba memfokuskan diri saya pada situasi nyata saya, mencoba lepas dari dunia maya yang baru saja saya singgahi, saya menarik nafas panjang seraya berujar wallahualam bissawab neng Nita..
may allah taking care of us ya sayang, i love you so much bestie..
No comments:
Post a Comment