Tuesday, June 18, 2013

Something is better left unsaid

Terik matahari menerpa wajah saya
Sekejap membakar kulit saya yang sebenarnya sudah mulai memerah sejak kemarin
Saya hanya diam bermandikan cahanya
Saya hanya berdiri disini berusaha menantang sinarnya

Tapi saya kalah
Tapi saya tak kuasa
Ada kata kata yang tak terucap
Ada kata kata didalam jiwa terdalam yang tidak mungkin terucap di bumi ini
lebih tepatnya didunia saya
Ada sisa kata kata yang sayapun yakin sudah bukan waktunya lagi untuk saya muntahkan
sudah bukan waktunya lagi...

Masih pada posisi yang sama. saya berusaha menentang matahari
saya semakin terbakar
kulit saya semakin memerah dan berdarah
kembali saya berusaha bertahan
kata kata itu lebih baik hancur didalam jiwa terdalam saya
kata kata itu lebih baik saya sadari bahwa itu hanya debu masa lalu yg harus dikubur jauh di lautan hati saya

Tidak semua hal bisa diucapkan
Tidak semua hal dan isi hati bisa dengan mudah diutarakan
Tidak semua apa yang kita mau bisa kita ucapkan

Saya benar menyadari bahwa, ada hal hal tertentu yang memang better left unsaid,
dibawa
dikubur
dan dihempas
ke ujung relung jiwa terdalam
hingga kita lupa, walau sebenarnya selalu ada
hingga kita lupa, walau sebenarnya selalu ingat

Kata kata...
hanya sebatas untaian kalimat bermakna dan tidak bermakna
yang mungkin tidak semua dapat menjadi prosa
yang mungkin hanya akan menjadi bermakna bila menjadi asa diujung jiwa yang lara

Hari ini, masih dengan prinsip yang sama,
saya kembali membiarkan matahari menerpa wajah saya
mengunci kata kata yang lebih baik berdiam diujung asa



No comments:

Post a Comment