Pelangi setelah Badai
Saya selalu memberikan kesempatan lagi dan lagi untuk sesuatu yang masih saya yakini
Setiap kali saya terhempas ke sisi yang sama, saya selalu berusaha bangkit dan kembali yakin
semakin sering hal ini terjadi semakin kuat keyakinan saya akan satu hal..tidak mudah membangun "TOWER of TRUST" setelah beberapa kali kita dihempaskan oleh gelombang ombak yang sama.
Tidak mudah untuk memunguti serpihan serpihan kepercayaan yang retak karena hempasan yang begitu kerasnya. Namun demikian saya kembali mengumpulkannya menjadi sesuatu yang kembali utuh. Hanya karena saya MASIH PERCAYA.
Saya terus membangun benteng benteng untuk menguatkan argumen saya ketika ombak kembali menghempas saya ke tepian jurang.
Sebenarnya saya sendiri butuh untuk mengerti dan memahami sejenak, kenapa saya masih juga mau bergulung di ombak yang sama, padahal saya tahu, ombak tetaplah ombak, dan saya akan hancur karenanya, cepat atau lambat.
Jelas dia hanya ombak, dia hanya bergulung gulung semaunya tanpa peduli dengan saya dan sekitarnya, tanpa peduli pada karang karang yang siap memangsa saya, saat dia menghempaskan saya. Tak terperi sakitnya.
Sudah jelas, bahwa ombak tetaplah ombak....dia bukanlah pejuang, yang akan memperjuangkan kebahagiaan saya, hanya hempasan tajam yang dia selalu persiapkan untuk saya, setiap kali saya bangkit untuk kembali percaya.
Namun saya Percaya " GOD will give the best for ME"
Dia selalu ada disana setelah saya terhempas hingga hancur berkeping keping, Dia selalu ada ketika saya kembali kecewa atas keputusan saya.
Saya percaya ini bukan hanya tentang akhir, tetapi lebih kepada proses belajar, dimana kita terjatuh dan masih selalu berusaha untuk berdiri kembali. Karena sebuah Keyakinan tanpa tiang yang saya yakini, masih tetap berdiri tegak menuntun langkah saya untuk menghempaskan diri saya kembali kedalam gulungan ombak itu.
Yah..hidup sama seperti Judi,
Sebenarnya kita tidak pernah tahu, apa yang akan terjadi satu menit kedepan.
Sesungguhnya angin angin laut sudah membisikkan kepada saya, untuk melepas kepercayaan saya sejenak, mengambil nafas dan berpikir lebih jernih
Tuhan, Kau tau bahwa saya pasti bisa melewati badai ombak yang menggulung jiwa dan raga saya saat ini. Karena akan selalu ada Pelangi setelah Badai
October 2014
No comments:
Post a Comment