Tuesday, March 6, 2012

Alismu vs Alisku

Alismu vs Alisku

Perkara alis yang sebenarnya sangat sepele bisa menjadi besar dan heboh karena keberadaannya yang sesekali mampu menyulap ekspresi wajah seseorang menjadi tidak enak dipandang atau justru menjadi sangat enak untuk dipandang. Seringkali kita tidak kenal dengan alis kita sendiri, yang terfikirkan oleh kita adalah : "wah alisnya bagus yah, alisnya keren banget tebal dan rapi, wowwww alisnya runcing dan tipis yaa".
Inilah yang namanya sindrom alis tetangga diseberang rumah, atau didalam televisi selalu terlihat lebih bagus. Padahal, seiring dengan rencana tuhan yang menciptakan kita berbeda beda disetiap individunya, begitu pula alis kita diciptakan unik oleh-Nya mengikuti keistimewaan dalam diri kita. Nah jadi kalau alis Tyra Banks yang tampak seksi dan mencuat tinggi di wajahnya itu tampak serasi dengan mata dan bentuk wajahnya, belum tentu alis itu akan terlihat cocok dan sama mempesonanya di wajah kita.



pernah suatu kali saya sedang berjalan keliling sebuah mall mewah dibilangan Jakarta Pusat, terlihat oleh saya banyak ibu ibu muda dan paruh baya dengan dandanan yang "fantastis". Saya sangat yakin mereka adalah sosialita, atau paling tidak istri pengusaha sukses yang kesepian sehingga berjalan jalan ke mall untuk sekedar mengisi waktu kosong mereka. Ada beberapa kesamaan diantara mereka yang tertangkap oleh radar saya. Tas Hermes berbagai warna yang saya tidak begitu paham itu asli atau aspal, yang jelas tas tas mewah itu menempel dengan manisnya di lekukan tangan mereka, dan aksesories mahal kedua yang mereka kenakan adalah " alis mencuat yang ter-tatto di wajah mulus mereka". Wow fenomena alis tatto yang sangat praktis, tidak perlu dirapikan, tidak perlu diberi warna dan diurus secara khusus ketika akan bepergian.



Yang menggelitik pikiran saya adalah kalau saja alis alis tatto ini dibuat mengikuti bentuk alis artis dan model papan atas dunia sebut saja Kate Moss, dan ternyata tidak cocok dengan bentuk wajah kita, apa ya jadinya?
Males khan punya alis yang sudah menempel permanen tetapi selalu terlihat tegang dan mencuat bahkan ketika kita bangun tidur.
Akhir cerita, saya mencoba untuk membuka beberapa majalah wanita yang terbit diawal tahun 2012 ini, dan menemukan sebuah kalimat lucu di halaman fashion " tren alis di tahun naga, semakin tebal, semakin tinggi, alis tipis dan tajam sudah ketinggalan zaman". Saya hanya tertawa membacanya. Dimana kebebasan untuk berekspresi di masa ini? kalau untuk memiliki alis saja, kita harus diseragamkan mengikuti trend mode dunia, yang jelas jelas belum tentu cocok dengan kita.

No comments:

Post a Comment